Rabu, 04 Juli 2018
Rabu, 02 Mei 2018
MEGA cloud storage
MEGA adalah layanan cloud storage yang didirikan oleh Kim Dotcom yang juga pendiri Megaupload. Mega mengklaim layanan cloud storage-nya lebih aman daripada layanan cloud storage lainnya karena enkripsi/dekripsi data sepenuhnya diproses di client. Akun gratis dari Mega mendapatkan storage sebesar 50 GB.
MEGA didirikan pada tahun 2013, pada saat itu isu tentang masyarakat mempertanyakan tentang keamanan sebuah data pada suatu server, dimana data tersebut dapat diakses oleh orang lain bahkan dapat digunakan untuk melakukan aksi terorisme. Tetapi 137 hari kemudian setelah isu tersebut memanas, Edward Snowden berhasil meyakinkan masyarakat dengan mengumumkan sebuah pesan yang berisi : bahwa peraturan ("kami memiliki akses ke data anda, tapi kami janji untuk membuatnya rahasia dan tidak menyalah gunakannya") tidaklah cukup baik, karena bisa saja data tersebut digunakan oleh orang lain dengan cara mencurinya dari perusahaan tersebut. Maka dari hal tersebut terciptalah teori tentang end to end encryption dengan kata lain penyedia layanan tidak dapat mengakses data tersebut, yang dapat mengakses data tersebut hanya pengguna dan sumber yang diizinkan oleh pengguna.
MEGA dirancang berdasarkan fakta sederhana cryptography, supaya dapat diterima dengan baik, tidak boleh mengurangi daya guna. MEGA sepenuhnya dapat diakses tanpa peng-installan software apapun dan merupakan satu-satunya cloud storage dengan end-to-end encryption dengan menggunakan browser saja. Satu-satunya tanda penggunaan cryptography yang dapat dilihat adalah pengkoleksian entropy pada saat mendaftar adalah kurangnya fitur untuk me-reset password dan cara baru peda saat pemindahan file. Sekarang, jutaan bisnis maupun pengguna pribadi bergantung pada MEGA untuk secara aman dan terpercaya menyimpan dan menampilkan data mereka. Kami percaya kesuksesan ini adalah hasil dari kerja keras MEGA untuk menyajikan tempat penyimpanan yang lebih aman.
MEGA memilih teknologi cloud storage karena mempertimbangkan kelebihan dari cloud storage yaitu :
- Sisi Skalabilitas, maksudnya adalah penggunaan Cloud Storage dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari pengguna itu sendiri. Dengan penambahan perangkat keras, sebuah penyedia layanan Cloud Storage bisa meningkatkan daya tampung datanya.
- Sisi aksesibiltas, maksudnya adalah kemudahan ketika anda ingin menggunakan layanan tersebut. Dengan adanya teknologi Cloud Storage, anda bisa dengan mudah mengunduh, membuka atau melakukan editing terhadap data yang telah tersimpan kapanpun dan dimanapun selama perangkat anda masih terkoneksi internet.
- Sisi teknologi Cloud Storage adalah masalah keamanan. Hal ini menjadi salah satu faktor yang paling penting karena para pengguna tentunya mengharapkan data yang tersimpan di Cloud Storage dapat terjaga keamanannya.
Walaupun cloud storage memeiliki kelemahan didalam keamanan datanya yang dapat diambil atau digunakan oleh orang lain yang kemungkinan digunakan untuk melakukan kejahatan, MEGA mengimbanginya dengan teknologi end to end encryption.
SUMBER :
Cara Kerja Cloud Computing
Sebelum mengetahui secara rinci tentang sistem kerja cloud computing, saya akan memberikan gambaran umum dari sistem tersebut. Sistem Cloud bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah – perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah perintah diterima di server aplikasi kemudian data diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya.
Didalam sistem kerja cloud computing, kita mengenal istilah seperti : front end dan back end. Mereka terhubung satu sama lain melalui jaringan, biasanya Internet. Front end adalah sisi pengguna komputer, atau klien. Back end adalah “awan” (cloud) dari sistem. Front end termasuk komputer klien (atau jaringan komputer) dan aplikasi, diperlukan untuk mengakses sistem cloud computing. Tidak semua sistem cloud computing memiliki antarmuka pengguna yang sama. Layanan seperti e-mail berbasis Web memanfaatkan browser Web yang ada seperti Internet Explorer atau Firefox. Pada sistem lain ada yang memiliki aplikasi unik yang menyediakan akses jaringan untuk klien. Di back end sistem adalah berbagai komputer, server, dan sistem penyimpanan data yang menciptakan “awan” layanan komputasi. Secara teori, sebuah sistem cloud computing dapat mencakup hampir semua program komputer yang dapat Anda bayangkan, dari pengolahan data sampai video game. Biasanya, setiap aplikasi akan memiliki dedicated server sendiri.
Sebuah server pusat mengelola sistem, pemantauan lalu lintas dan permintaan klien untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Ini mengikuti serangkaian aturan yang disebut protokol dan menggunakan software khusus yang disebut middleware. Middleware memungkinkan jaringan komputer untuk berkomunikasi satu sama lain. Sering kali, server tidak berjalan pada kapasitas penuh. Itu berarti ada daya pemrosesan yang tidak terpakai akan sia-sia. Oleh karena itu, memungkinkan untuk memanipulasi sebuah server fisik dengan berpikir bahwa itu sebenarnya terdiri dari beberapa server, masing-masing berjalan dengan sistem operasi yang mandiri. Teknik ini disebut virtualisasi server. Dengan memaksimalkan output dari setiap server, virtualisasi server dapat mengurangi kebutuhan server secara fisik.
Jika sebuah perusahaan cloud computing memiliki banyak klien, ada kemungkinan permintaan ruang penyimpanan akan menjadi tinggi. Beberapa perusahaan memerlukan ratusan perangkat penyimpanan digital. Sistem cloud computing membutuhkan setidaknya dua kali jumlah perangkat penyimpanan yang diperlukan untuk menyimpan semua data klien yang tersimpan. Itu karena perangkat ini, seperti semua komputer, kadang-kadang rusak. Sebuah sistem cloud computing harus membuat salinan semua data klien dan menyimpannya pada perangkat lain. Membuat salinan data sebagai cadangan disebut redundancy.
SUMBER :
http://pusatteknologi.com/pengertian-manfaat-cara-kerja-dan-contoh-cloud-computing.html
http://herwingoernia19.blogspot.co.id/2014/06/cloud-cara-kerja-cloud-computing.html
http://bagaimana.web.id/bagaimana-cara-kerja-cloud-computing/
Senin, 30 April 2018
Manfaat Cloud Computing
Sebelumnya saya memposting tentang pengertian cloud computing, dan sekarang saya akan membahas tentang manfaat dari cloud computing bagi suatu perusahaan dan individu. Tetapi sebelumnya, saya akan membahas tentang manfaat dari cloud computing secara umum.
Salah satu keunggulan teknologi cloud adalah memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.
2. Keamanan Data
Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.
3. Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi
Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk. Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.
4. Investasi Jangka Panjang
Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud.
Manfaat cloud computing
1. Semua Data Tersimpan di Server Secara TerpusatSalah satu keunggulan teknologi cloud adalah memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.
2. Keamanan Data
Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.
3. Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi
Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk. Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.
4. Investasi Jangka Panjang
Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud.
Manfaat cloud computing bagi Perusahaan
1. Cloud Computing mempermudah infrastruktur. Suatu sistem informasi dan data perusahaan membutuhkan pengaturan atau manajemen infrastruktur IT yang baik, dengan menggunakan cloud computing maka perusahaan tidak perlu lagi khawatir memikirkan hal tersebut. Karena penyedia layanan cloud computing telah menyediakan service untuk urusan manajemen infrastruktur sehingga perusahaan hanya tinggal menggunakan layanan cloud computingnya.
2. Cloud Computing mengurangi risiko. Dalam hal ini perusahaan dituntut untuk selektif memilih layanan cloud computing yang benar-benar bisa dipercaya. Dengan memakai fasilitas dari penyedia layanan cloud computing yang terpercaya maka perusahaan terbantu dalam mengurangi risiko kengilangan data, dan risiko pemeliharan server. Selain itu misalnya apabila teknisi IT perusahaann pindah tempat kerja, maka secara otomatis berpengaruh pada pemeliharan aplikasi. Solusi yang ditawarkan cloud computing adalah mengurangi tingkat risiko tersebut, semua kebutuhan secara lengkap tersedia di server cloud dan semua terintegrasi.
3. Cloud Computing mengurangi biaya, Suatu aplikasi atau penyimpanan data membutuhkan perangkat khusus yang mampu melayani banyak permintaan secara bersamaan. Maka untuk keperluan tersebut dibutuhkan komputer server, dan komputer server memiliki harga yang relatif lebih mahal dibanding komputer biasa untuk user. Selain itu diperlukan juga biaya perawatan server dan aplikasi. Dengan hanya memakai layanan cloud computing perusahaan bisa memangkas biaya yang relatif tinggi tersebut.
4. Cloud Computing mendukung segi praktis. Teknologi IT sekarang ini dituntut untuk bisa permintaan yang beragam hingga melayani masing-masing kebutuhan perusahaan dan sekaligus dituntut untuk lebih sederhana dalam penggunaan, biaya, waktu dan infrastruktur. Cloud computing dikatakan Richardus bersifat kebalikan dari trend IT terdahulu dimana semakin kompleks IT semakin dinilai keren.
Manfaat cloud computing bagi Individu
1. Remote Data Access
Kemudahan pertama adalah disaat Anda bepergian, Dimana pun dan kapanpun Anda bisa bisa mengakses semua data yang tersimpan di Cloud Computing dari komputer selama ada akses internet. Ini tentunya memberikan kemudahan untuk Anda yang ingin berbagi dokumen apapun kepada semua orang.
2. Backup Data
Hali ini penting untuk Anda menyimpan salinan cadangan dari semua file penting, Anda bisa menyimpan cadangan seperti foto keluarga atau dokumen keuangan, dan data penting lainnya. Walaupun Anda memiliki Hard Dirve Eksternal dan bisa dijadikan untuk Back up, tetapi Backup data melalui Clod Computing menjadi solusi yang baik juga bagi Anda.
3. Tidak Perlu Software
Karena biasanya semua aplikasi perangkat keras dan dikelola dari jarak jauh, Anda tidak perlu berurusan dengan memperbarui program ke versi terbaru. Penyedia layanan Cloud Computing pastinya sudah melakukan kemudahan dan keamanan pada penggunanya.
4. Share Data
Penyimpanan Cloud Computing memberikan kemudahan berbagi file kepada semua orang. Ini memberikan kemudahan daripada mengirim e-mail ke setiap orang secara individual dengan lampiran yang besar. jadi kemudahan disini adalah untuk lebih memudahkan dan mengupload file yang dibutuhkan dan Anda tinggal mengirimkan link URL yang sesuai untuk dibagikan.
5. Aplikasi Tambahan
Cloud Computing memiliki fitur yang serbaguna, salah satu fitur yang dimiliki dari Cloud Computing bisa digunakan untuk email, seperti Hotmail atau Gmail.
6. Mobile Access
Sebuah solusi Cloud Computing tidak terbatas pada akses melalui komputer saja. Sekarang ini, banyak layanan Cloud Computing menyediakan interface berbasis browser untuk perangkat mobile bahkan aplikasi untuk Smartphone dan Tablet
SUMBER :
Pengertian Cloud Computing
Cloud computing (komputer awan) merupakan topik pembahasan yang sedang trend dikalangan perusahaan berbasis IT, bahkan perusahaan seperti Google, Microsoft, Amazon, dan Yahoo menggunakan teknologi tersebut. Perushaan tersebut menggunakan cloud computing untuk berbagai macam, misalnya Google menggunakan cloud computing sebagai media penyimpanan yang digunakan oleh Google Drive dan Yahoo menggunakan cloud computing untuk mengirimkan notification email ke user. Lalu, sebenarnya apa itu Cloud computing ? saya akan menjelaskannya diblog ini.
Secara umum, definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud computing.
Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet.
Untuk memudahkan pemahaman mengenai model cloud computing kita ambil analogi dari
layanan listrik PLN. Tentu kita semua adalah para pemakai listrik dalam kehidupan
sehari-hari. Untuk bisa menikmati listrik, kita tidak perlu mendirikan infrastruktur
pembangkit listrik sendiri, bukan? Yang perlu kita lakukan adalah mendaftar ke PLN karena
PLN sudah menyediakan layanan listrik ini untuk pelanggan.
Kalau Anda pernah melihat gardu induk PLN, Anda akan melihat bagaimana rumitnya
instalasi listrik disana dengan banyak sekali transformator dan peralatan berat lainnya
(Resource Pooling). Disinilah sumber daya listrik berpusat untuk kemudian didistribusikan
ke pelanggan. Distribusi listrik ke pelanggan dari gardu induk ini menggunakan kabel listrik
yang sudah distandarisasi. Kabel antara pembangkit listrik dengan gardu induk biasa dikenal
dengan istilah SUTET (Saluran Udara Tegangan Ektra Tinggi). Dari gardu induk, distribusi
kemudian dipecah ke gardu-gardu lain sampai akhirnya sampai di rumah pelanggan dengan
kabel yang lebih kecil. Kabel listrik yang ada ini menjamin koneksi listrik yang cepat,
sehingga layanan listrik bisa dinikmati terus menerus (Broad Network Access).
Setelah mendaftar, pelanggan bisa memakai energi listrik dan membayar kepada PLN
berdasarkan jumlah penggunaan listrik kita tiap bulan. Jumlah yang dibayar dihitung dari
meteran listrik di rumah pelanggan (Measured Service). Saat pelanggan butuh daya
tambahan karena suatu tujuan khusus (misalnya saat acara pernikahan keluarga), pelanggan
tinggal meminta kepada PLN untuk menambahkan daya, dan suatu saat nanti ketika ingin
menurunkan daya lagi, pelanggan tinggal meminta juga kepada PLN. (dikutip dari : Budiyanto, Alex. "Pengantar cloud computing". http://www.cloudindonesia.org)
Menurut NIST (National Institute of Standards and Technology), terdapat 5 karakteristik sehingga sistem tersebut disebut Cloud Computing, yaitu:
1. Resource Pooling
Sumber daya komputasi (storage, CPU, memory, network bandwidth, dsb.) yang dikumpulkan oleh penyedia layanan (service provider) untuk memenuhi kebutuhan banyak pelanggan (service consumers) dengan model multi-tenant. Sumber daya komputasi ini bisa berupa sumber daya fisik ataupun virtual dan juga bisa dipakai secara dinamis oleh para pelanggan untuk mencukupi kebutuhannya.
2. Broad Network Access
Kapabilitas layanan dari cloud provider tersedia lewat jaringan dan bisa diakses oleh
berbagai jenis perangkat, seperti smartphone, tablet, laptop, workstation, dsb.
3. Measured Service
Tersedia layanan untuk mengoptimasi dan memonitor layanan yang dipakai secara otomatis. Dengan monitoring sistem ini, kita bisa melihat berapa resources komputasi yang telah dipakai, seperti: bandwidth , storage, processing, jumlah pengguna aktif, dsb. Layanan monitoring ini sebagai bentuk transparansi antara cloud provider dan cloud consumer.
4. Rapid Elasticity
Kapabilitas dari layanan cloud provider bisa dipakai oleh cloud consumer secara
dinamis berdasarkan kebutuhan. Cloud consumer bisa menaikkan atau menurunkan
kapasitas layanan. Kapasitas layanan yang disediakan ini biasanya tidak terbatas,
dan service consumer bisa dengan bebas dan mudah memilih kapasitas yang
diinginkan setiap saat.
5. Self Service
Cloud Consumer bisa mengkonfigurasikan secara mandiri layanan yang ingin dipakai
melalui sebuah sistem, tanpa perlu interaksi manusia dengan pihak cloud provider.
Konfigurasi layanan yang dipilih ini harus tersedia segera dan saat itu juga secara
otomatis.
Kelima karakteristik Cloud Computing tersebut harus ada di service provider jika ingin
disebut sebagai penyedia layanan Cloud Computing. Salah satu saja dari layanan tersebut
tidak terpenuhi, maka penyedia layanan tersebut belum/tidak pantas disebut sebagai cloud
provider.
Layanan Cloud Computing :
Infrastructure as a Service (IaaS)
Infrastructure as a Service adalah layanan komputasi awan yang menyediakan infrastruktur IT berupa CPU, RAM, storage, bandwith dan konfigurasi lain. Komponen-komponen tersebut digunakan untuk membangun komputer virtual. Komputer virtual dapat diinstal sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan. Keuntungan layanan IaaS ini adalah tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya. Konfigurasi komputer virtual juga bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat storage hampir penuh, storage bisa ditambah dengan segera. Perusahaan yang menyediakan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud dan BizNetCloud.
Platform as a Service (PaaS)
Platform as a Service adalah layanan yang menyediakan computing platform. Biasanya sudah terdapat sistem operasi, database, web server dan framework aplikasi agar dapat menjalankan aplikasi yang telah dibuat. Perusahaan yang menyediakan layanan tersebutlah yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan computing platform ini. Keuntungan layanan PaaS ini bagi pengembang adalah mereka bisa fokus pada aplikasi yang mereka buat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan dari computing platform. Contoh penyedia layanan PaaS adalah Amazon Web Service dan Windows Azure.
Software as a Service (SaaS)
Software as a Service adalah layanan komputasi awan dimana kita bisa langsung menggunakan aplikasi yang telah disediakan. Penyedia layanan mengelola infrastruktur dan platform yang menjalankan aplikasi tersebut. Contoh layanan aplikasi email yaitu gmail, yahoo dan outlook sedangkan contoh aplikasi media sosial adalah twitter, facebook dan google+. Keuntungan dari layanan ini adalah pengguna tidak perlu membeli lisensi untuk mengakses aplikasi tersebut. Pengguna hanya membutuhkan perangkat klien komputasi awan yang terhubung ke internet. Ada juga aplikasi yang mengharuskan pengguna untuk berlangganan agar bisa mengakses aplikasi yaitu Office 365 dan Adobe Creative Cloud.
SUMBER :
https://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan; Senin, 07:46 PM
http://pusatteknologi.com/pengertian-manfaat-cara-kerja-dan-contoh-cloud-computing.html; Senin, 17:28 PM
Budiyanto, Alex.2012."Pengantar cloud computing".(academia.edu).
Senin, 02 April 2018
Contoh Web Content : Model Retorika
Atari adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1972, oleh Nolan Bushnell dan Ted Dabney yang mencetuskan Game Arcade, Konsol Video Games dan Komputer Pribadi. Perusahaan tersebut merupakan pencetus konsol permainan pertama yang membuat game seperti Pong dengan konsol permainannya, yaitu Atari 2600. Atari 2600 adalah konsol permainan video pertama yang memopulerkan penggunaan kaset dan perangkat keras berdasar mikroprosesor yang berisi kode permainan.
Setelah melewati beberapa phase akhirnya Atari meluncurkan sebuah website yang berisikan permainan arcade seperti : Combat, Lunar lander, Super breakout dan permainan andalannya pong. Kita dapat memainkan permainan tersebut jika kita memiliki flash player versi terbaru dan browser sebagai platformnya yang dihubungkan dengan internet.
Website tersebut menggunakan model retorika didalam web contentnya. model tersebut dapat dilihat dari content nya yang menggunakan 3 unsur utama dari teori model retorika yang dibuat oleh Aristoteles, yaitu :
LOGOS : Untuk membuat content diwebsite Atari Arcade, digunakan program komputer yang dibuat oleh programer, sehingga dapat terbentuk content yang berupa kumpulan game classic. Dan content tersebut masih dalam penalaran manusia
Gambar dari website Atari yang menggunakan unsur logos
ETHOS : Website tersebut dapat membuat pengunjungnya percaya bahwa website tersebut asli milik
perusahaan Atari karena, didalam website tersebut terdapat sebuah menu bernama Developer yang berisikan informasi tentang developer Atari seperti nama perusahaan, website resmi atari dan artikel mengenai perusahaan Atari.
Gambar dari website Atari yang menggunakan unsur ethos
PATHOS : Website game online seperti Atari Arcade sangat mudah dalam membangun keterikatan emosi dari pengunjungnya karena, orang yang berkunjung kedalam website tersebut adalah orang yang suka dengan permainan arcade. Selain itu tampilan yang unik membuat website tersebut membuat tertarik sebagian orang.
Gambar dari website Atari yang menggunakan unsur pathos
Sekian yang dapat saya sampaikan mengenai contoh dari web content, jika ada kesalahan dalam penulisan maupun dari pembahasan yang saya sampaikan saya mohon maaf sebesar-besarnya.
SUMBER :
Sabtu, 31 Maret 2018
Institusi Pengelolaan WEB
W3C (WORLD WIDE WEB CONSORTIUM) – ( http://www.w3c.org )
World Wide Web Consortium (W3C) adalah organisasi dunia (internasional) yang mengatur standar World Wide Web (W3) atau dalam bahasa indonesia disebut Waring Wera Wanua. Organisasi ini berkomitmen dalam mengatur pengembangan web, yang terdiri dari 320 anggota dan didirikan pada Oktober 1994 sebagai gabungan antara Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan European Organization for Nuclear Research (CERN), dengan dukungan dari U.S. Defense Advanced Research Project Agency (DARPA) danEuropean Commission. Selain mengatur aturan pengembangan web, juga membuatt Web dapat diakses oleh semua user dan ikut melibatkan diri dalam dunia pendidikan. Beberapa standar hasil pengembangan ataupun rekomendasi dari W3C antara lain HTML, CSS, XHTML, DOM, SOAP, XML, dan masih banyak lagi.
W3C bertujuan untuk mendorong semua potensi penuh dari dunia web yang bisa dikembangkan dengan menyediakan protokol2 dan panduan2 untuk menjamin pertumbuhan jangka panjang dari web itu sendiri.
Selain itu, Tim Berners-Lee adalah seorang penemu dari World Wide Web pada tanggal Oktober 1994 dan pada akhirnya diangkat menjadi ketua World Wide Web Consortium (W3C). W3C sendiri telah bekerja sama dengan organisasi lain yang melakukan standarisasi teknologi seperti Internet Engineering Task Force,Forum Wireless Application Protocols (WAP) dan Unicode Consortium. Tentunya W3C diprakarsai oleh tiga universitas, yaitu :
Walaupun W3C telah memilki 320 anggota, tentunya organisasi ini pun tidak akan dapat berdiri sendiri dalam mengembangkan setiap bagian teknologi tersebut, tanpa peran penting dari anggota umum organisasi World Wide Web Consortium. Perusahaan anggota utama dari organisasi itu adalah IBM, Adobe, America Online, Apple, Macromedia, Microsoft, dan Sun Microsystems.
W3C kini merupakan badan resmi yang membuat standar web. W3C meletakkan gabungan spesifikasi dalam standar web, berikut adalah hasil dari W3C. CERN sekarang telah kembali pada misi awalnya melakukan penelitian pada fisika partikel, dan hasilnya yang berkaitan dengan web telah diserahkan kepada World Wide Web Consortium, sekelompok akademisi dan organisasi komersial yang mengabdikan pada kemajuan dari web. W3C, sebagai sebutannya, masih aktif dalam pengembangan web dan Berners-Lee masih terlibat didalamnya.
INTERNET ENGINEERING TASK FORCE (IETF) - ( http://www.ietf.org/ )

IETF (Internet Engineering Task Force ) merupakan sebuah organisasi yang menjaring banyak pihak (baik itu individual ataupun organisasional) yang tertarik dalam pengembangan jaringan komputer dan Internet. Organisasi ini diatur oleh IESG (Internet Engineering Steering Group), dan diberi tugas untuk mempelajari masalah-masalah teknik yang terjadi dalam jaringan komputer dan Internet, dan kemudian mengusulkan solusi dari masalah tersebut kepada IAB (Internet Architecture Board). Pekerjaan IETF dilakukan oleh banyak kelompok kerja (disebut sebagai Working Groups) yang berkonsentrasi di satu bagian topik saja, seperti halnya keamanan, routing, dan lainnya. IETF merupakan pihak yang mempublikasikan spesifikasi yang membuat standar protokol TCP atau IP.
IETF dimulai bulan Januari 1985 sebagai pertemuan setiap triwulan para peneliti yang didanai pemerintah AS. Perwakilan dari vendor non-pemerintah diundang sejak pertemuan IETF 4 oktober pada tahun itu. Pada tahun 1992, Internet Society, yang merupakan masyarakat keanggotaan yang profesional, dibentuk dan dipindahkan ke IETF sebagai badan standar internasional independen. Misi dari IETF adalah untuk membuat kinerja Internet yang lebih baik dengan menghasilkan kualitas yang tinggi, teknis dokumen yang relevan yang mempengaruhi cara desain, penggunaan, dan mengelola Internet.
Internet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board – IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.
Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian file (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui internet dimungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger dan Windows Live Messenger.
Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) - ( http://www.icann.org/ )

ICANN, singkatan dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada 18 September 1998dan resmi berbadan hukum pada 30 September 1998. Organisasi yang berkantor pusat di Marina Del Rey, California ini ditujukan untuk mengawasi beberapa tugas yang terkait dengan Internet yang sebelumnya dilakukan langsung atas nama pemerintah Amerika Serikat oleh beberapa organisasilain, terutama Internet Assigned Numbers Authority (IANA).
ICANN adalah sebuah organisasi yang mengatur kebijakan tentang penamaan domain dan pengorganisasian semua DNS server di internet. Jika kita ingin mengunjungi suatu halaman yang ada di internet, kita akan mengetikkan suatu nama atau suatu angka tertentu. Nama dan angka ini harus unik sehingga kitra dapat menemukan halaman tersebut secara akurat. ICANN melakukan koordinasi dan pengoraganisasian dalam menangani nama dan nomor yang unik ini sehingga membuat suatu internet global
SUMBER :
http://lindawati93.wordpress.com/2013/04/30/institusi-pengelola-internet-atau-web/
http://www.w3c.org
http://www.ietf.org/
http://www.myusro.info/2013/02/pengertian-istilah-w3c.html
http://www.icann.org/
http://www.proweb.co.id/articles/ict/mengenal_icann.html
http://www.kagetweb.com/blog/icann-adalah
World Wide Web Consortium (W3C) adalah organisasi dunia (internasional) yang mengatur standar World Wide Web (W3) atau dalam bahasa indonesia disebut Waring Wera Wanua. Organisasi ini berkomitmen dalam mengatur pengembangan web, yang terdiri dari 320 anggota dan didirikan pada Oktober 1994 sebagai gabungan antara Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan European Organization for Nuclear Research (CERN), dengan dukungan dari U.S. Defense Advanced Research Project Agency (DARPA) danEuropean Commission. Selain mengatur aturan pengembangan web, juga membuatt Web dapat diakses oleh semua user dan ikut melibatkan diri dalam dunia pendidikan. Beberapa standar hasil pengembangan ataupun rekomendasi dari W3C antara lain HTML, CSS, XHTML, DOM, SOAP, XML, dan masih banyak lagi.
Selain itu, Tim Berners-Lee adalah seorang penemu dari World Wide Web pada tanggal Oktober 1994 dan pada akhirnya diangkat menjadi ketua World Wide Web Consortium (W3C). W3C sendiri telah bekerja sama dengan organisasi lain yang melakukan standarisasi teknologi seperti Internet Engineering Task Force,Forum Wireless Application Protocols (WAP) dan Unicode Consortium. Tentunya W3C diprakarsai oleh tiga universitas, yaitu :
Walaupun W3C telah memilki 320 anggota, tentunya organisasi ini pun tidak akan dapat berdiri sendiri dalam mengembangkan setiap bagian teknologi tersebut, tanpa peran penting dari anggota umum organisasi World Wide Web Consortium. Perusahaan anggota utama dari organisasi itu adalah IBM, Adobe, America Online, Apple, Macromedia, Microsoft, dan Sun Microsystems.
W3C kini merupakan badan resmi yang membuat standar web. W3C meletakkan gabungan spesifikasi dalam standar web, berikut adalah hasil dari W3C. CERN sekarang telah kembali pada misi awalnya melakukan penelitian pada fisika partikel, dan hasilnya yang berkaitan dengan web telah diserahkan kepada World Wide Web Consortium, sekelompok akademisi dan organisasi komersial yang mengabdikan pada kemajuan dari web. W3C, sebagai sebutannya, masih aktif dalam pengembangan web dan Berners-Lee masih terlibat didalamnya.
INTERNET ENGINEERING TASK FORCE (IETF) - ( http://www.ietf.org/ )
IETF (Internet Engineering Task Force ) merupakan sebuah organisasi yang menjaring banyak pihak (baik itu individual ataupun organisasional) yang tertarik dalam pengembangan jaringan komputer dan Internet. Organisasi ini diatur oleh IESG (Internet Engineering Steering Group), dan diberi tugas untuk mempelajari masalah-masalah teknik yang terjadi dalam jaringan komputer dan Internet, dan kemudian mengusulkan solusi dari masalah tersebut kepada IAB (Internet Architecture Board). Pekerjaan IETF dilakukan oleh banyak kelompok kerja (disebut sebagai Working Groups) yang berkonsentrasi di satu bagian topik saja, seperti halnya keamanan, routing, dan lainnya. IETF merupakan pihak yang mempublikasikan spesifikasi yang membuat standar protokol TCP atau IP.
IETF dimulai bulan Januari 1985 sebagai pertemuan setiap triwulan para peneliti yang didanai pemerintah AS. Perwakilan dari vendor non-pemerintah diundang sejak pertemuan IETF 4 oktober pada tahun itu. Pada tahun 1992, Internet Society, yang merupakan masyarakat keanggotaan yang profesional, dibentuk dan dipindahkan ke IETF sebagai badan standar internasional independen. Misi dari IETF adalah untuk membuat kinerja Internet yang lebih baik dengan menghasilkan kualitas yang tinggi, teknis dokumen yang relevan yang mempengaruhi cara desain, penggunaan, dan mengelola Internet.
Internet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board – IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.
Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian file (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui internet dimungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger dan Windows Live Messenger.
Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) - ( http://www.icann.org/ )
ICANN, singkatan dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada 18 September 1998dan resmi berbadan hukum pada 30 September 1998. Organisasi yang berkantor pusat di Marina Del Rey, California ini ditujukan untuk mengawasi beberapa tugas yang terkait dengan Internet yang sebelumnya dilakukan langsung atas nama pemerintah Amerika Serikat oleh beberapa organisasilain, terutama Internet Assigned Numbers Authority (IANA).
ICANN adalah sebuah organisasi yang mengatur kebijakan tentang penamaan domain dan pengorganisasian semua DNS server di internet. Jika kita ingin mengunjungi suatu halaman yang ada di internet, kita akan mengetikkan suatu nama atau suatu angka tertentu. Nama dan angka ini harus unik sehingga kitra dapat menemukan halaman tersebut secara akurat. ICANN melakukan koordinasi dan pengoraganisasian dalam menangani nama dan nomor yang unik ini sehingga membuat suatu internet global
SUMBER :
http://lindawati93.wordpress.com/2013/04/30/institusi-pengelola-internet-atau-web/
http://www.w3c.org
http://www.ietf.org/
http://www.myusro.info/2013/02/pengertian-istilah-w3c.html
http://www.icann.org/
http://www.proweb.co.id/articles/ict/mengenal_icann.html
http://www.kagetweb.com/blog/icann-adalah
Langganan:
Postingan (Atom)





